Dibalik Kecelakaan

Ini cerita sebuah keluarga yang kelihatannya bahagia dan lucu tapi memang seperti itu. Suatu hari yang mengagetkan pada waktu subuh, ayah yang baru saja solat subuh mendengar brita yang mencengangkan. Nenek, nenek ibunya ayah jatuh dari loteng yang tingginya kira-kira 7 meter. Kejadian ini bermula dari saat nenek mau solat malam dari bangun tidurnya. Mungkin Nenek masih merasa mengantuk dan kemudian terpeleset dan jatuh dari loteng ke sungai. Setelah tiga jam kemudian seorang warga yang ingin kencing mendengar suara meringik dari dasar sungai yang tak berair, dia mengira itu kucing setelah didengar lebih lanjut suaranya seperti hantu menangis. Warga itu pun memanggil temannya untuk melihatnya. Tiba-tiba mereka melihat nenek yang tertelungkup di atas sungai yang tak berair. Lalu orang – orang yang pulang dari meronda di pos menggangkatnya dari sungai itu. Semua orang panik dan membangunkan Mbak Sara (anak no 4 Nenek) dan membawanya ke rumah sakit terdekat di Sepanjang. Padahal nenek mau berangkat umroh, ya dah terpaksa ditunda sementara waktu hingga nenek sembuh.

Sesampainya di rumah sakit anak nenek yang pertama dari Lombok datang saat Mbak Sara menelponya subuh itu.  Dia kelihatan sangat lelah sebut saja dia Bude Hana. Putra anak Mbak Sara menunggu Nenek dirumah sakit sendirian karena orang tuanya bekerja. Nah dari sini ada cerita untuk dibaca. Bude Hana melihat Putra yang duduk di sampaing nenek. Nenek yang merasa iba melihat kekawatiran dan kelelahan dari wajahnya menyuruh untuk pergi sarapan dan istirahat sejenak. Lalu setelah sesaat setelah itu Bude menuju ke kamar Nenek. Tiba-tiba ada aroma yang sangat familiar muncul dari toilet, Bude juga melihat Putra yang memegang celana basah yang airnya menetes terus. Anda bisa bayangkan kalau sanak saudara anda berada di kamar ekonomi pasti banyak orangnya bukan. Aromanya pasti menyebar keseluruh penjuru kamar ekonomi itu. Nah itu juga terjadi di cerita ini. Nenek memang baru saja dipindahkan ke kamar ekonomi oleh Mbak Sara atas keinginan Nenek.Kembali kecerita yang tadi. Bude melihat Putra dengan penuh kecurigaan. Lalu dia meneggok ke arah toilet dan tiba-tiba…………… Pasti mengejutkan. Putra yang nakal. Toilet penuh dengan benda kuning gilik memanjang yang bau (ya itulah namanya…….. sudah tau kan?)  bersebaran dimana-mana, di lantai, wc, dan bak mandi. Wah bayangkan bagaimana hal ini terjadi pada diri anda. Hadis dari lombok ke bandara Juanda lalu kerumah sakit, istirahat dan makan lalu kemudian………….. Bude merasa bertanggung jawab atas kejadian ini. Ya karena tak ada yang akan melakukanya selain Bude. Secepat kilat dia membawa kerukan, pel, karbol, dan gayung seper gede. Sambil melihat adakah klinik servis yang lewat dan akan memarahinya. Dan dalam satu jam kemudian bagaikan ada ibu peri memberihkan toilet itu. Ya dengan muka yang melebihi dari dua jam yang lalu, Bude muncul dengan melihat Putra dengan wajah yang ketakutannya. Selanjutnya anda kira-kira sendiri cerita yang berikutnya.

One Response to “Dibalik Kecelakaan”

  1. elisabetemil Says:

    kwkwkwkwkwkwkwkwkkw
    Datang dari jauh cuma buat ngepel wc
    Kasian budenya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.