Hari ini entah kenapa ada yang kurang dari diriku. Kurang sesuatu. Yaitu kebahagian Cinta dari seorang kekasih hati. aku pertama jatuh cinta sekali seumur hidupku pada seorang pria. Dia yang tidak mungkin kembali. Kembali bersamaku. Dia pergi dariku dan seolah dia mati. Tapi kini aku merindukannya. Bahkan tak ada yang lain kecuali dia. Pacar boleh jadi kekasih tapi tak menjadi kekasih hati bagiku. Aku bosan berpacaran dengan orang yang tidak aku suka. Aku hanya menyukai dan menyayangi dia. Hanya dia pria yang ada di pikiranku pria dengan nama seperti angka duabelas sepuluh. Padahal dia mungkin bukan yang terbaik bagiku. Tapi aku benar-benar merindukannya. Aku sangat merindukannya.
Aku ingin melihatnya walaupun cuma semenit saja. Tapi aku ingin dia bahagia, tampa ganguan dariku. Aku tahu mungkin sekarang keadaannya lebih baik dari biasanya.
Aku tak tahu harus bagaimana, aku merasa tidak bisa mencintai yang lain kecuali dia. Tapi bagaimana jika dia dan aku bukan pasangan yang terbaik. Aku berusaha melupakan dia, tapi tak bisa. kenapa?????
Padahal aku sudah jauh dari hidupnya sekarang. Tapi aku ingin melihatnya sekali saja. Aku merindukannya.
Aku ingin tahu bagaimana keadaannya, bagaimana hidupnya, bagaimana pemikirannya sekarang. Aku sangat merindukannya.
Lama sekali aku tidak melihatnya. Tapi jika aku melihatnya, aku tak mau melihatkan rasu padanya. Kalau aku lakukan itu aku akan menyakitinya lagi. Aku takut hal itu.
Kenapa dia tak bisa hilang dalam ingatanku? Padahal aku tak mengingat dia lagi. tapi kadang aku merasa rindu padanya.
Aku tidak tahu. Aku berharap kedepan dia hanya kenangan saja. Kenangan yang manis seperti dia. Tapi aku sangat merindukannya saat ini.
“Dimana kau aku ingin bertemu denganmu?”
“Bolehkah!”